| |
Sistem pembuangan limbah untuk Klinik & Puskesmas pada dasarnya sama dengan sistem pembuangan limbah Rumah Tangga. Hal tersebut karena kapasitas Klinik & Puskesmas tidak atau belum sebesar Rumah Sakit yang menjadi rujukan Klinik & Puskesmas. Selain itu karena biaya untuk pengadaan sistem saluran pembuangan yang mahal dan menjadi tidak efisien. Selama ini proses pembuangan limbah Klinik & Puskesmas umumnya cukup dengan membuat sumur septic tank dengan kapasitas dua kali lebih besar dari kebutuhan Rumah Tangga. Jika sudah penuh maka tindakan yang biasa dilakukan adalah dengan menyedot atau menguras limbah seperti lazim dilakukan oleh kalangan rumah tangga. Bau yang ditimbulkan pasti akan mengganggu aktifitas klinik pada hari dilakukannya penyedotan atau pengurasan. Tentunya hal tersebut membuat pasien menjadi terganggu.
BSL MW-01Isi: 1 (satu) Liter.Praktis dan bisa dilakukan pada sore atau malam hari saat aktifitas Klinik & Puskesmas sedang sepi. Mudah karena cukup dengan menuangkan MW-01 ke lubang Toilet (WC). Mengurangi biaya sedot/kuras limbah secara signifikan. *Clients: RS. Bhinneka Bhakti Husada-Tangerang, Klinik PRODIA Kramat-JakPus
Cara Kerja MW-01Sebagai produk ramah lingkungan, BSL MW-01 berbahan dasar mikroba (bakteri pengurai) yang berfungsi menambah jumlah bakteri pengurai yang ada di septic tank. Hal tersebut karena jumlah bakteri pengurai alamiah yang ada di septic tank tidak mencukupi untuk mendegradasi limbah sesuai dengan kapasitas. Setelah ditambah dengan BSL MW-01 maka kemampuan bakteri pengurai alamiah dan tambahannya meningkat drastis dari segi jumlah maupun kemampuannya. Proses penguraian (degradasi) menjadi jauh lebih cepat. Hasil dari proses penguraian ini adalah air limbah yang keruh dan bau menjadi jernih dan Fresh dengan ph = NORMAL. Air yang jernih tersebut dengan mudah akan diserap oleh tanah sehingga bermanfaat bagi lingkungan dan tumbuh-tumbuhan di sekitarnya. Hal tersebut di atas tentunya menjadi satu referensi khusus mengingat hal ini akan mengurangi dampak pemakaian bahan-bahan dengan kandungan kimiawi. Aturan PakaiJumlah yang dituangkan disesuaikan dengan ukuran septic tank yang dimiliki masing-masing Klinik & Puskesmas. 1 Liter BSL MW-01 = 2 meter kubik. Jika ukuran sptic tank yang dimiliki misalnya 5 meter kubik maka pemakaian BSL MW-01 disarankan 3 Liter. Cara penggunaannya cukup dituang langsung ke lubang WC atau saluran yang mengarah ke septic tank. Ulangi pemakaian tiap 3 bulan sekali atau sesuai dengan tingkat penuh septic tank yang biasanya ditandai dengan bau menyengat atau air dari saluran toilet sulit mengalir lancar.
|
||||||
| Up | |||||||
| ©2007 - B S L | developed & designed by Budi Purnomo | www.bsl-online.com | |||||||